Home Artikel aqiqah Kapan Dilaksanakan Aqiqah?

Kapan Dilaksanakan Aqiqah?

21
0
kapan dilaksanakan aqiqah

Umat muslim sudah seharusnya melakukan ibadah aqiqah karena aqiqah hukumnya adalah sunah muakad dan ada juga ulama yang berpendapat hukum aqiqah adalah wajib. Namun seringkali anda bingung dalam pelaksanaan ibadah aqiqah. dalam pelaksanaan ibadah aqiqah ini ada ketentuan – ketentuan dalam pelaksanaannya.

Dalam pelaksanaan aqiqah ini sudah ada waktu – waktunya tersendiri yang sudah diterangkan dalam hadis dan alquran sesuai dengan pedoman hidup orang muslim. Tentunya kita sebagai umat muslim ingin selalu beribadah kepada allah SWT dengan cara yang baik dan benar.

Pelaksanaan Aqiqah

Ada beberapa hal yang anda harus perhatikan dalam pelaksanaan waktu untuk aqiqah ini agar aqiqahnya dapat diterima allah SWT. Waktu pelaksanaan aqiqah yaitu sebagai berikut :

  1. Hari ke 7

Pelaksanaan aqiqah ini dilakukan pada hari ke tujuh bersamaan dengan dilakukannya pemberian nama dan mencukur rambut bayi yang akan di aqiqah tersebut.

Menurut murid asy syaukani, shidiq hasan khon rahimakumullah mengungkapkan bahwa pada awal kelahiran keluarga akan di sibukkan dengan merawat sang ibu dan bayinya dan dalam melakukan aqiqah juga membutuhkan waktu untuk mencari kambing yang sesuai syarat dalam pelaksanaan aqiqah.

Maka hari ke tujuh adalah hari yang pas untuk melakukan ibadah aqiqah karena pada hari itu keluarga sudah cukup tidak sibuk untuk melakukan ibadah aqiqah sebagaimana mestinya.

Dalam penghitungan hari ke tujuh untuk pelaksanaan aqiqah menurut yang disebutkan dalam Al mawsu’ah al fiqhiyah yaitu bahwa jika pada kelahiran anak tersebut pada waktu siang hari maka sudah termasuk hitungan atau awal dari hitungan tujuh hari tersebut.

Namun, jika sang bayi lahir pada malam hari maka maka hari berikutnya adalah hitungan awal dari tujuh hari tersebut. Dan pelaksanaan aqiqah ini tidak boleh dilakukan sebelum tujuh hari kelahiran dari bayi tersebut. Jika tetap dilakukan aqiqah sebelum hari ke tujuh maka pelaksanaan itu dianggap sebagai penyembelihan hewan biasa bukan sebagai hewan aqiqah.

  1. Hari ke 14

Jika orangtua tidak bisa melaksanakan aqiqah pada hari ke tujuh maka bisa juga dilakukan pada hari ke 14 kelahiran dari bayi tersebut. Islam tidak pernah memberatkan umatnya dalam beribadah hal ini sesuai dengan surat al baqarah ayat 185 yaitu “allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu”.

Dalam pelaksanaan aqiqah ini dilakukan pada hari ke 14 karena tidak bisa melakukannya pada hari ke tujuh karena suatu halangan bagi yang akan melakukan aqqah tersebut.

  1. Hari ke 21

Sama halnya dengan hari ke 14, hari ke 21 pada kelahiran bayi tersebut juga bisa dijadikan sebagai tanggal untuk dilaksanakannya ibadah aqiqah. hal ini dilakukan karena pada hari sebelum – sebelumnya orangtua tidak bisa melakukan aqiqah pada bayi tersebut karena suatu hal maka hal ini diperbolehkan sesuai juga dengan surat al baqarah ayat 185 yang sudah dijelaskan di atas.

  1. Hari ke depannya

Jika orangtua tidak bisa melaksanakan ibadah aqiqah untuk bayinya pada hari ke tujuh atau ke empat belas dan juga ke dua puluh satu maka orangtua juga bisa melaksanakan ibadah aqiqah sampai mereka merasa sudah mampu dalam melakukan ibadah ini.

Allah selalu memudahkan hambanya dalam beribadah oleh karena itu jika sesuai ketentuan hari- hari tersebut tidak bisa maka orangtua juga bisa melaksanakan ibadah aqiqah degan baik dan benar sesuai syariat islam sampai merasa mampu dan sanggup dalam melaksanakan ibadah aqiqah ini.

Kapan Dilaksanakan Aqiqah

Umat muslim sudah seharusnya melakukan ibadah aqiqah karena aqiqah hukumnya adalah sunah muakad dan ada juga ulama yang berpendapat hukum aqiqah adalah wajib. Namun seringkali anda bingung dalam pelaksanaan ibadah aqiqah. dalam pelaksanaan ibadah aqiqah ini ada ketentuan – ketentuan dalam pelaksanaannya.

Dalam pelaksanaan aqiqah ini sudah ada waktu – waktunya tersendiri yang sudah diterangkan dalam hadis dan alquran sesuai dengan pedoman hidup orang muslim. Tentunya kita sebagai umat muslim ingin selalu beribadah kepada allah SWT dengan cara yang baik dan benar.

Pelaksanaan Aqiqah

Ada beberapa hal yang anda harus perhatikan dalam pelaksanaan waktu untuk aqiqah ini agar aqiqahnya dapat diterima allah SWT. Waktu pelaksanaan aqiqah yaitu sebagai berikut :

  1. Hari ke 7

Pelaksanaan aqiqah ini dilakukan pada hari ke tujuh bersamaan dengan dilakukannya pemberian nama dan mencukur rambut bayi yang akan di aqiqah tersebut.

 

Menurut murid asy syaukani, shidiq hasan khon rahimakumullah mengungkapkan bahwa pada awal kelahiran keluarga akan di sibukkan dengan merawat sang ibu dan bayinya dan dalam melakukan aqiqah juga membutuhkan waktu untuk mencari kambing yang sesuai syarat dalam pelaksanaan aqiqah.

 

Maka hari ke tujuh adalah hari yang pas untuk melakukan ibadah aqiqah karena pada hari itu keluarga sudah cukup tidak sibuk untuk melakukan ibadah aqiqah sebagaimana mestinya.

 

Dalam penghitungan hari ke tujuh untuk pelaksanaan aqiqah menurut yang disebutkan dalam Al mawsu’ah al fiqhiyah yaitu bahwa jika pada kelahiran anak tersebut pada waktu siang hari maka sudah termasuk hitungan atau awal dari hitungan tujuh hari tersebut.

 

Namun, jika sang bayi lahir pada malam hari maka maka hari berikutnya adalah hitungan awal dari tujuh hari tersebut. Dan pelaksanaan aqiqah ini tidak boleh dilakukan sebelum tujuh hari kelahiran dari bayi tersebut. Jika tetap dilakukan aqiqah sebelum hari ke tujuh maka pelaksanaan itu dianggap sebagai penyembelihan hewan biasa bukan sebagai hewan aqiqah.

  1. Hari ke 14

Jika orangtua tidak bisa melaksanakan aqiqah pada hari ke tujuh maka bisa juga dilakukan pada hari ke 14 kelahiran dari bayi tersebut. Islam tidak pernah memberatkan umatnya dalam beribadah hal ini sesuai dengan surat al baqarah ayat 185 yaitu “allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu”.

 

Dalam pelaksanaan aqiqah ini dilakukan pada hari ke 14 karena tidak bisa melakukannya pada hari ke tujuh karena suatu halangan bagi yang akan melakukan aqqah tersebut.

  1. Hari ke 21

Sama halnya dengan hari ke 14, hari ke 21 pada kelahiran bayi tersebut juga bisa dijadikan sebagai tanggal untuk dilaksanakannya ibadah aqiqah. hal ini dilakukan karena pada hari sebelum – sebelumnya orangtua tidak bisa melakukan aqiqah pada bayi tersebut karena suatu hal maka hal ini diperbolehkan sesuai juga dengan surat al baqarah ayat 185 yang sudah dijelaskan di atas.

  1. Hari ke depannya

Jika orangtua tidak bisa melaksanakan ibadah aqiqah untuk bayinya pada hari ke tujuh atau ke empat belas dan juga ke dua puluh satu maka orangtua juga bisa melaksanakan ibadah aqiqah sampai mereka merasa sudah mampu dalam melakukan ibadah ini.

 

Allah selalu memudahkan hambanya dalam beribadah oleh karena itu jika sesuai ketentuan hari- hari tersebut tidak bisa maka orangtua juga bisa melaksanakan ibadah aqiqah degan baik dan benar sesuai syariat islam sampai merasa mampu dan sanggup dalam melaksanakan ibadah aqiqah ini.