Home Artikel aqiqah Tata Cara Aqiqah

Tata Cara Aqiqah

21
0
Tata Cara Aqiqah

Bagi seorang umat muslim kita harus selalu berdoa dan beribadah kepada Allah SWT yang selalu memberikan rahmat dan hidayah bagi umatnya. Sebagai seorang muslim kita harus melakukan apa yang sudah diperintahkan oleh Allah SWT dan menjauhi segala larangannya.

Ibadah yang dilakukan seumur hidup sekali yaitu adalah aqiqah. orang muslim sebaiknya melaksanakan aqiqah sebagai ibadah kepada allah dan sebagai rasa syukur karena telah dikaruniai seorang anak.

Aqiqah Dan Hukumnya

Aqiqah merupakan suatu pengqurbanan atau pemotongan hewan yaitu biasanya menggunakan hewan kambing sebagai rasa syukur terhadap allah karena sudah diberikan atau dikaruniai seorang anak.

Menurut ulama dan ini merupakan pendapat paling kuat yaitu aqiqah hukumnya adalah sunah mauakad yang artinya jika anda mengerjakannya maka anda akan mendapat pahala sedangkan jika tidak mengerjakannya maka anda tidak akan mendapatkan dosa.

Namun, beberapa ulama juga mengatakan bahwa aqiqah hukumnya adalah wajib yaitu jika tidak mengerjakannya maka akan mendapatkan dosa. Hal ini tergantung juga dari pandangan anda ingin mengikuti yang mana yang anda percayai.

Aqiqah ini biasanya yaitu menggunakan seekor kambing baik jantan maupun betina untuk anak perempuan dan dua ekor kambing baik jantan ataupun betina untuk anak laki – laki.

Tata Cara Aqiqah Yang Baik Dan Benar

Sebelum anda melakukan ibadah aqiqah ada baiknya anda mengetahui tata cara dalam beraqiqah yang baik dan benar sehingga anda tidak akan salah dalam melakukan ibadah ini dan bisa tetap selalu beribadah yang baik dan benar kepada allah SWT.

Berikut ini beberapa tata cara aqiqah yang baik dan benar yaitu :

  1. Memberikan nama dan mencukur rambut sang bayi

Memberikan sebuah nama pada seorang bayi sama saja dengan memberikan doa untuk sang bayi untuk kebaikannya di masa sekarang dan yang akan datang. Proses pemberian nama ini dilakukan pada saat menyelenggarakan aqiqah saat bayi berumur 7 hari.

Selain pemberian nama juga sebaiknya mencukur rambut sang bayi. Kedua hal ini bersifat sunah maka sebaiknya hal ini juga dilakukan oleh umat muslim.

  1. Mengetahui waktu aqiqah

Menurut dari beberapa ulama berpendapat bahwa pelaksanaan ibadah aqiqah yang paling utama adalah pada saat hari ke tujuh kelahiran dari sang bayi tersebut. Tetapi jika seseorang itu tidak mampu atau berhalangan dalam melaksanakannya maka boleh tidak dilakukan pada hari ke tujuh.

Namun, pelaksanaan aqiqah ini bisa dilakukan pada hari ke empat belas dan juga bisa dilakukan pada hari ke dua puluh satu. Jika pada saat hari – tersebut masih tidak mampu maka aqiqah juga bisa dilaksanakan sampai orang tersebut mampu dalam melaksanakannya.

  1. Jumlah hewan aqiqah

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa dalam pelaksanaan aqiqah hewan kambing yang digunakan yaitu seekor untuk anak perempuan dan 2 ekor untuk anak laki – laki.

  1. Hewan aqiqah harus memenuhi syarat

Kambing yang digunakan untuk aqiqah kriteria hewan ini sama halnya dengan hewan kurban. Dan dalam proses penyembelihan hewan aqiqah harus menyebut nama allah. Selain itu hewan juga harus memenuhi syarat umurnya dan kondisi fisik hewan tersebut dalam kondisi yang baik dan sehat.

  1. Memberikan daging aqiqah

Pemberian daging hewan aqiqah ini sebaiknya dalam keadaan daging sudah matang. Beda halnya dengan daging kurban yang diberikan dalam kondisi mentah. Daging aqiqah ini bisa diolah menjadi apa saja sesuai keinginan anda dan diberikan kepada orang yang berhak.